BAB III



BAB III
DESKRIPSI LOKASI PRAKERIN

A.  Sejarah Perusahaan
Pendidikan dasar merupakan gerbang awal pendidikan yang harus di tempuh oleh peserta didik. Cakupan pendidikan dasar terbagi menjadi 2 bagian yakni TK dan SD. Pada jenjang inilah TK dan SD diberikan bimbingan,pembinaan,dan difasilitasi dalam rangka menyelenggarakan pendidikan tingkat dasar.
Seiring dengan perkembangannya, jumlah Tk dan SD pun berkembang pesat dan kian bertambah populasinya. Agar mampu mengkoordinir dan mempermudah pengelolaan TK dan SD diperlukan unit pengelola teknis yang khusus menangani TK dan SD.
Sejarah UPT pengelola TK dan SD dirintis pada saat diterbitkannya inspeksi daerah Th. 1984 setelah itu mengalami perubahan nama menjadi Ranting Dinas. Setelah bermetamorfosis nama menjadi Cabang Dinas Pendidikan Th. 2006-2007. Pada Th. 2007 hingga saat ini berganti nama menjadi UPT Pendidikan.








B.  Tempat dan Waktu Prakerin
Saya Prakerin di UPT Pendidikan Kec. Bae yang berada di Jln. Bae Kudus yang di pimpin oleh Bpk. Suharto, SH selaku kepala UPT Pendidikan Kec. Bae selama 2 bulan yang di mulai dari tanggal 23 Desember 2013 sampai 17 Februari 2014 dimulai dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB (Hari senin-jum’at) dan pukul 07.00 WIB
Sampai pukul 11.00 WIB (hari Jum’at).










C.  Jadwal dan Kegiatan Prakerin
Selama Prakerin saya melakukan beberapa kegiatan diantaranya sebagai berikut:
1.     Minggu Pertama      : Membuat daftar penilaian DP3
2.     Minggu Kedua        : Membuat daftar sertifikasi guru SD
3.     MingguKetiga         : Menyusun surat keterangan ijin penggunaan gelar                                                             
4.    Minggu Keempat     : Mengkoordinasi pengumpulan fotocopy rekening
                                      BOS    
5.    Minggu Kelima        : Menulis daftar kenaikan gaji berkala pegawai
                                      Maret 2014
6.    Minggu Keenam      : Menulis daftar nominatife honorer/harian wiyata
                                      Bhakti menurut lokasi kerja
7.  Minggu Ketujuh       : Menyusun DP3 Thn. 2013
8.    Minggu Kedelapan   : Menyusun DP3 Thn. 2013

D.  Tugas Pokok dan Fungsi
1.  Kepala / pemimpin
Tugas dari seorang pemimpin/kepala adalah mengatur segala kegiatan yang dilakukan dari semua karyawan/pegawainya dan bertanggungjawab dari semua yang terjadi pada perusahaan atau instansi.
2.  Ka. Subbag TU
Tugas dari KA. Subbag Tu adalah memberi petunjuk, membimbing, memeriksa dan merencanakan kegiatan umum.
3.   Pengawas / penilik
Tugas Pengawas/Penilik adalah mengawasi dan membantu kepala dalam upaya mengelola pendidikan.
4. Staf
Tugas Staf adalah melakukan pekerjaan yang telah di berikan dan melayani umum
E. 
KEPALA
Suharto, SH
 
Struktur Organisasi


 












F.     Program Kerja dan Kegiatan
Program kerja dan kegiatan yang biasa di lakukan di UPT Pendidikan Kec. Bae adalah sebagai berikut:
1.      Mengelola pendidikan
2.      Mengelola kepegawaian

BAB IV



BAB IV
PEMBAHASAN

A.    CARA INSTALL PHOTOSHOPE CS5
1.      Pertama kita buka folder file Adobe photoshop kemudian klik Set-up untuk    menginstalnya. Setelah muncul tampilan seperti gambar berikut ini, pada pilihan bahasa kita pilih English (international) kemudian klik Accept untuk melanjutkan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2y3SiL_QqYYb9JBpYnMmd6zc5zeJIs5WnKVGNz-UgmNHv2j7xKuB5vwbqwfSB7O3NQhH8l4I_JjP_EqohTgJ3uvEsYJnpsxLPWHxoxwNClhgD3X9PjDIV7Ow_qftzvKNk_T2eS2cqYIfA/s1600/Tak+berjudul1.png



2.      Akan muncul lagi gambar seperti dibawah ini. Kita pilih Install this product as a trial. Pada pilihan bahasa kita pilih lagi bahasa English international kemudian klik next

                   https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKq_Yn_8SxbtEGpPZtGq0xoADPGkj0jr__NpNfa4cgAMyeQCJzpSwANzCsDxtPwsvw1m4B11ldNXnnu9G6YfIj0WMvQnD3GCz7VXtIII-hs2htDaHEwCSL7Uv6qAYqbYKFkYIeyMm7v3u9/s1600/Tak+berjudul2.png
3.      Langkah selanjutnya adalah menginstal. Klik saja Instal untuk melanjutkan penginstalan Adobe Photoshop
                  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRWhp_01F5A4mQYH6m_RoE8XSalZkgpRcB9g0gBUWJr7pm0M2D8rA7TLtRVaS6mEw77NZRTkwCQTxtjyMqRP1mf7I3zieHwFsatt3l9TcdZUGI6M0xXPXxjaaJAGB18P2HacswoCiWeuZa/s1600/Tak+berjudul3.png

4.      Sekarang kita tinggal menunggu saja sampai proses penginstalan selesai. Setelah selesai   klik Done .
                  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjY6auvw8yIVdpB3TeQJpg1b5BdzIrWAcW2XikViXHY_a0A-ESJKWbhqw1hxkID_2bXkhg43TfUw_p8zhdQLdvhsr5A3Yf27LawqHGLYIdPk-GeCF2RuOHa1claZXwbEcBAeJLhQVdVIzs/s1600/Tak+berjudul5.png

Dan selanjutnya kita masuk pada tahap menjadikanya full version,caranya:
a). Download serialnya dulu
b). Putuskan koneksi internet
c). Jalankan program photoshop
d).Selanjutnyakan  muncul jendela  pilihan yang meminta kita untuk  memulai trial atau memasukan serial productnya. Pilih saja untuk memasukan serialnya lalu pastikan/masukan serial yang sudah di download tadi. Kemudian klik Next.
Untuk penggunaan serial nomor mempunyai beberapa kelemahan diantaranya:
1)      Bila kita menjalankan program photoshop disaat computer kita sedang terkoneksi ke  internet maka secara otomatis photoshop kita akan terdeteksi kalau menggunakan serial bajakan dan selanjutnya photoshop kita akan kembali lagi pada masa trial.
2)      Susah untuk mendapatkan serial nomor bajakan yang asli dan hanya sedikit sekali serial nomor yang valid walaupun di internet banyak yang menyediakan keygen untuk photoshop cs5 tapi rata-rata invalid semua.
Untuk mengatasi hal seperti diatas kita bisa ensiasatinya dengan menggunakan crack/patch untuk menjadikan Photoshop cs5 full version. Dengan menggunakan crack/patch  kita bisa menjalankanya program photoshop cs5  walaupun sedang online dan kita tidak kuatir kalau photoshop kita akan terdeteksi menggunakan serial nomor bajakan lalu kembali lagi ke trial version. Tapi terserah apa yang di inginkan yang mana,kalau kamu mau ngikuti cara ini juga bisa berikut ini caranya:
1.    Pertama download dulu crack/patchnya. Setelah selesai download crack nya kemudian extract  karena masih dalam bentuk file Rar. Selanjutnya kita buka cracknya.
2.    Setelah selesai  pada tahap pertama selanjutnya tinggal kita salin file amtlib.dll ke folder penginstalan photoshop. Biasanya secara default  folder  penginstalan Adobe photoshop cs5 berada di drive C > Program files > Adobe > Adobe photoshop cs5
                      https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOMDLmG2l6k-UVA1ICi_zyIas7L4IxGPycciGwqWVu0m3thtzEyrJI_bI2wgdNgn_hF6aSVBiyz7365cWIxpY7dqfT82U2DooIbDd3WYmd83fg_2p6R0YtSkw8Jt9JPHA5_pb9Mf-4ggOl/s1600/Tak+berjudul2.png
3.    Jika muncul perintah untuk meminta konfirmasi seperti gambar dibawah ini
  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPXoAlH2ejgH9cYoteZv59oi7hTjnjC5dD0-x9YvB4LJBMwVPHV9a1k_Shyphenhyphen7VpttZkTjUiOUG7U8xLwRbR6Qh5KtKF_KWDT2lQiQSvNt4XolK6Bkv-A0I680kd12k9NciUy-wk1e4UYX2z/s400/Tak+berjudul3.png
Klik saja"salin dan ganti"
Proses penginstalan selesai. Coba jalankan photoshope nya takkan ada lagi pesan dialog untuk melanjutkan trial version atau memasukkan serial number.

 Sumber : http://servis-kita.blogspot.com/2013/05/cara-instal-adobe- photoshop-sampai-full.html#ixzz2th7dskGJ diakses pada  tanggal 29 Desember  2013 pukul 11.00

B.  Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan dan kekurangan dariAdobe Photoshop adalah software yang dibuat oleh perusahaan Adobe System, yang di khususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan effect. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh Fotografer Digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar. Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya.
A. Kelebihan Adobe Photoshop
1.    Membuat tulisan dengan effect tertentu Photoshop dapat mengubah bentuk tulisan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan tool effect yang ada didalamnya. Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti: png, gif, jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
a). PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
b).  PSB  adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang     berukuran lebih dari 2 Gb.
c).  PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak Photshop Deluxe.
2.    Membuat tekstur dan material yang beragam.Dengan langkah-langkah tertentu, seorang Desainer dapat membuat gambar misalnya daun, logam, air, dan bermacam gambar lainnya.
3.    Mengedit foto dan gambar yang sudah ada.
Ada desain grafis vector and vexel.Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya.
4.    Memproses materi Web. Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery. Dengan Adobe Image Ready, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF.
B.Kelemahan Adobe Photoshop
Kelemahan Adobe Photoshop dalam menciptakan Image adalah bahwa Adobe Photoshop hanya bisa digunakan untuk menciptakan Image yang statis, dan juga dengan berkembangnya versi Photoshop sekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh harga yang tinggi pula.
A.  FASILITAS DALAM PHOTOSHOPE CS5
Dalam sebuah photoshope kita dapat melakukan beberapa fasilitas didalamnya diantaranya:
1.    Teknik meng-cropping gambar atau memisahkan satu atau lebih gambar dari suatu gambar atau foto adalah salah satu keahlian dasar yang harus dipelajari dan dimiliki oleh seseorang yang bergerak dalam bidang desain grafis. Teknik ini memiliki beberapa cara atau teknik, ada yang cepat atau otomatis dan ada juga yang lambat atau manual. Cara/teknik ini juga menghasilkan kualitas yang berbeda pula tergantung pada gambar atau foto yang akan di-crop. Teknik cropping yang cepat atau teknik yang hanya membutuhkan beberapa klik tidak bisa digunakan untuk semua jenis gambar atau foto, terutama pada gambar atau foto yang memiliki latar belakang rumit atau banyak warna. Sebelum anda memulai meng-cropping, anda harus memeriksa apakah latar belakang gambar atau foto tersebut rumit atau tidak, banyak warna atau tidak. Kalau latar belakangnya sederhana dan tidak banyak warna, sebaiknya anda memilih cara yang cepat.Dan kalau rumit dan banyak warna, sebaiknya anda memilih cara manual. Atau bisa juga anda melakukannya dengan cara yang cepat terlebih dahulu, dan kalau memang hasilnya kurang memuaskan, anda bisa memperbaikinya dengan cara yang manual atau semi-manual.
Dalam tutorial ini akan membahas tentang  menggunakan teknik cropping dengan menggunakan layer mask. Dengan menggunakan layer mask, anda bisa meng-cropping gambar tanpa merubah gambar aslinya dan adalah salah satu cara yang non-destruktif. Jika anda melakukan kesalahan dalam meng-cropping, anda bisa memperbaikinya dengan lebih cepat tanpa kehilangan gambar aslinya.
     Cropping Gambar
1). Membuat Layer Mask
Sebelum anda meng-cropping gambar dan membuat layer mask ada satu hal yang harus anda perhatikan, yaitu kapan anda harus membuat layer mask. Apakah sebelum membuat seleksi atau sesudahnya? Ada kelebihan dan kekurangan dalam pemilihan untuk memilih kapan anda sebaiknya membuat layer mask. Sesuaikan dengan kebutuhan. Perlu diingat bahwa suatu seleksi bisa disimpan untuk kemudian digunakan kembali. Caranya dengan memilih menu pulldown “select,” kemudian pilih “save selection.”
          Save Selection
Akan muncul jendela baru, terbagi menjadi dua bagian, destination dan operation.
                      Save Selection
Pada bagian “Destination,” terbagi atas document, channel, dan name. “Document adalah file yang mana seleksi tersebut akan disimpan. Apakah di dalam file yg sedang dikerjakan, atau di file yang baru. Pilihan “Channel” adalah channel atau layer yang mana seleksi tersebut akan diterapkan. Jika anda memilih salah satu layer, maka layer tersebut akan ter-masking. Sedangkan “Name” adalah nama seleksi tersebut.
        Save Selection
Pilihan-pilihan yang ada di bagian “Operation” tergantung pada pilihan “Chanel” yang sudah anda pilih. Jika anda memilih “New” atau pada satu layer yang belum di-masking pada pilihan channel, maka pilihannya hanya “new channel.” Jika memilih channel yang sudah ada, maka pilihannya adalah “Replace Channel,” “Add to Channel,” “Subtract from Channel,” dan “Intersect with Channel.”
Pilih “Replace Channel” jika anda ingin mengganti channel yang sudah ada. Pilih “Add to Channel” jika anda ingin menambah seleksi channel yang sudah ada. Pilih  “Subtract from Channel” jika anda ingin mengurangi seleksi channel yang sudah. Dan pilih “Intersect with Channel” jika anda membuat seleksi yang dihasilkan dari irisan seleksi yang sudah ada dengan seleksi yang baru.
           Save Selection
Perlu diingat bahwa penyimpanan seleksi berada di dalam file photoshop yg anda edit. Jadi kalau anda tidak menyimpan (save) file photoshop-nya, maka seleksi tidak akan tersimpan.
Berikut ini akan menjelaskan tentang langkah-langkah untuk membuat layer mask:
1. Buka gambar yang diinginkan.
2. Klik masks, kemudian klik add pixel mask.
    Add Layer Mask
Langkah di atas hanya bisa dilakukan jika file gambar yang anda buka adalah file yang mempunyai layer tunggal atau single layer seperti file-file yang berekstensi JPG. Jika anda menggunakan file dengan multi-layer seperti file-file yang berekstensi PSD, maka sebelum anda mengklik masks, anda harus memilih layer yang akan di-crop terlebih dahulu.
2).  Cropping dengan Color Range
Anda hanya bisa melakukan cropping dengan color range jika gambar yang akan di-cropping adalah gambar yang mempunyai warna yang sama atau hampir mirip. Jika anda tetap melakukan cropping gambar pada gambar yang latar belakang yang rumit, maka hasilnya akan jauh dari yang diharapkan.
Langkah-langkahnya adalah seperti ini:
1. Klik masks
2. Klik color range
       Color Range
Setelah mengklik Color Range akan muncul window baru, seperti yang di bawah ini.
       Color Range Window
Pada menu “Select” tersedia beberapa pilihan, yaitu Sample Colors, beberapa warna dasar, highlights, midtones, shadows, dan out of gamut; pilih sesuai kebutuhan anda. Jika anda memilih Sample Colors, pindahkan kursor tetikus anda ke warna yang akan di-crop. Kalau anda merasa kesulitan dalam memilih warna karena warna yang ingin anda crop “menghilang,” mengklik checkbox “Invert” membalikkan warna croping. Anda bisa menggeser slider “Fuzziness” untuk mengatur tingkat ketepatan warna yang akan di-crop. Anda juga bisa menggunakan checkbox “Localized Color Clusters” untuk membuat efek transparan/semi transparan yang terlokalisasi pada hasil crop anda. Jika hasilnya sudah sesuai dengan keinginan anda, klik “OK” untuk menerapkan pilihan anda.
3)    Cropping dengan Magic Wand dan Quick Selection Tool.
Kedua tool ini menggunakan seleksi untuk menentukan bagian gambar yang mana yang akan di-crop. Yang perlu diingat adalah bagian yang diseleksi adalah bagian yang akan dihapus.Pada prinsipnya, Quick Selection Tool dan Magic Wand adalah sama, yaitu sama-sama menggunakan seleksi dengan memilih pixel-pixel yang warna atau tingkat kekontrasannya mirip. Perbedaan di antara keduanya ada pada besarnya pengaruh seleksi pixel dan pada cara memilih pixel yang akan diseleksi
a). Magic Wand
Dengan Magic Wand, anda mengklik warna yang akan di-crop, Photoshop akan menseleksi pixel-pixel yang sesuai dengan warna dan/atau kekontrasan warna yang anda pilih. Tingkat pengaruh dan sifat dari Magic Wand tersebut dapat anda atur pada Tool Option.
  Magic Wand Tool
Di sebelah kiri ada pilihan untuk membuat seleksi baru, menambah, mengurangi dan membuat potongan seleksi, akan tetapi rangkaian icon ini mungkin tidak akan anda butuhkan karena bisa dilakukan dengan shortcut dari keyboard; tombol “Shift” untuk menambah dan tombol “Alt” untuk mengurangi seleksi.
   Magic Wand Tool
Di sebelah kanannya adalah pengaturan “Tolerance” yaitu tingkat toleransi dari seleksi yang akan pilih, semakin besar nilainya maka semakin besar pengaruhnya, sehingga seleksinya akan semakin luas.
    Magic Wand Tool
Selanjutnya adalah checkbox Anti-alias, Contiguous, dan Sample All Layers. Anti-alias digunakan untuk memperhalus pinggiran seleksi. Contiguous digunakan untuk memilih pixel yang bersebelahan. Pilih Sample All Layer untuk mengunakan sampel dari layer lain yang ada di bawah atau di atas layer yang sedang aktif, hanya berguna jika file yang anda gunakan adalah file yang mempunyai lebih dari satu layer dan jika anda ingin menggunakan sampel warna dari layer lain.
 b). Quick Selection Tool
Pada Quick Selection Tool, seleksinya mirip dengan brush, Photoshop akan menseleksi secara otomatis warna dan/atau tingkat kekontrasan yang mirip dengan yang anda pilih. Tidak seperti Magic Wand yang batas maksimum pengaruhnya adalah keseluruhan gambar. Pada Quick Selection Tool batas maksimum pengaruhnya tergantung pada jenis dan besarnya kuas yang anda pilih. Untuk memperkecil dan memperbesar kuas anda bisa menggunakan shortcut        “ [ “ dan “ ] “
     Quick Selection
Untuk menambah dan mengurangi seleksi, bisa menggunakan ikon seperti di bawah ini. Atau bisa juga dengan shortcut keyboard “shift” untuk menambah seleksi. Dan “Alt” untuk mengurangi seleksi.
  Quick Selection
Selanjutnya adalah “Sample All Layers” untuk menggunakan sampel pixel dari semua layer. Sedangkan “Auto-Enhance” adalah untuk memperbaiki secara otomatis seleksi anda.
   Quick Selection
Teknik Magic Wand dan Quick Selection Tool bisa digabung sesuai dengan selera dan kebutuhan anda. Setelah anda puas dengan hasil seleksi anda, langkah selanjutnya adalah meng-crop seleksi tersebut dengan menggunakan tab “Masks” kemudian dengan mengklik “Add a pixel mask”.

c). Cropping dengan Lasso Tool
Teknik ini termasuk teknik manual yang menghasilkan seleksi yang akurat sesuai dengan kebutuhan. Dan teknik ini sangat tergantung pada tingkat ketelitian dan tingkat keahlian anda dalam menggunakan tetikus. Teknik ini wajib anda lakukan terutama jika gambar yang akan and crop adalah gambar dengan latar belakang yang rumit.
                 Lasso Tool
Lasso Tool ada tiga jenis, yaitu Lasso Tool, Polygonal Lasso Tool, Magnetic Lasso Tool. Ketiganya mempunyai dua pengaturan yang sama, yaitu pengaturan “Feather” dan “Anti-alias.” Pengaturan feather digunakan untuk mengatur seberapa jauh seleksi akan dihaluskan. Semakin besar nilai yang diberikan, semakin jauh pula seleksi yang halus. Nilai feather 0 (nol) adalah untuk hasil seleksi yang tajam. Pengaturan anti-alias digunakan untuk memperhalus pinggiran transisi seleksi.
          Lasso tool
Ketiganya juga mempunyai ikon-ikon untuk merubah seleksi. Dimulai dari kiri, New Selection untuk menambah seleksi baru. Jika sudah ada seleksi maka seleksi sebelumnya akan terhapus dan digantikan seleksi yang baru, bereaksi setelah mengklik gambar. “Add to selection” adalah untuk menambah seleksi, shortcut-nya adalah dengan menekan tombol “Shift” pada keyboard. “Subtract from selection” adalah untuk mengurangi seleksi, shortcut-nya adalah dengan menekan tombol “Alt” pada keyboard. Terakhir adalah “intersect with selection” adalah untuk membuat satu seleksi hasil irisan dari dua seleksi.
            Lasso tool
Dengan Lasso Tool anda menseleksi gambar yang akan di-crop dengan menggunakan kurva bebas. Seperti halnya menggambar siluet dari gambar yang akan di-crop.
Klik di awal kurva, tahan klik tetikus anda sampai anda selesai, lepas klik untuk menutup kurva tersebut. Berbeda dengan Lasso Tool, dengan Polygonal Lasso Tool anda menseleksinya dengan menggambar kurva polygonal. Klik di awal kurva, kemudian klik di sudut pertama, lalu yang kedua, ketiga, sampai dengan sudut terakhir.
Tidak seperti dua lasso tool lain, magnetic lasso tool mempunyai beberapa pengaturan tambahan. “Width” adalah untuk seberapa jauh hasil seleksi bisa “melenceng” dari posisi kursor tetikus anda. “Contrast” adalah untuk mengatur tingkat kekontrasan warna yang dapat dijadikan acuan untuk hasil seleksi. “Frequency” adalah untuk mengatur titik acuan hasil seleksi. Semakin besar nilai frequency semakin banyak titiknya. Ikon selanjutnya hanya dapat digunakan jika anda menggunakan tetikus jenis khusus. Jika ikon ini aktif maka semakin keras anda menekan tetikus semakin lebar pula pena magnetic lasso tool.
          Magnetic Lasso Tool
Cara penggunan Magnetic Lasso sebenarnya hampir sama dengan dua Lasso Tool lainnya, hanya saja, hasil seleksinya tidak selalu sesuai dengan posisi kursor. Magnetic Lasso Tool menggunakan perbedaan kekontrasan warna pada gambar untuk menentukan hasil seleksi secara otomatis.Untuk teknik croping ini, sebaiknya anda menggunakan Magnetic Lasso Tool terlebih dahulu. Karena bisa dilakukan dengan posisi zoom yang mana seluruh gambar akan terlihat semuanya. Biarkan saja jika Magnetic Lasso Tool salah menterjemahkan posisi seleksi yang anda inginkan. Hal ini mungkin disebabkan karena kurang tepatnya pengaturan-pengaturan pada Tool Option, atau karena anda yang memang belum ahli dalam menguasai tetikus, atau sebab-sebab lainnya. Perbesar tingkat zoom sampai pada tingkat zoom dengan ketelitian yang anda butuhkan, kemudian gunakan Lasso Tool dan/atau Polygonal Lasso Tool untuk menambah dan/atau mengurangi hasil seleksi tersebut. Gunakan “Shift” untuk menambahkan dan “Alt” untuk mengurangi hasil seleksi.
Klik tab “Masks” dan klik “Add a pixel mask” untuk meng-crop gambar tersebut.

Sumber : http://forums.adobe.com/community/photoshop Diakses pada  tanggal 18 Januari 2014 pukul 10.00

Diberdayakan oleh Blogger.