BAB III
BAB III
DESKRIPSI LOKASI
PRAKERIN
A. Sejarah
Perusahaan
Pendidikan
dasar merupakan gerbang awal pendidikan yang harus di tempuh oleh peserta
didik. Cakupan pendidikan dasar terbagi menjadi 2 bagian yakni TK dan SD. Pada
jenjang inilah TK dan SD diberikan bimbingan,pembinaan,dan difasilitasi dalam
rangka menyelenggarakan pendidikan tingkat dasar.
Seiring
dengan perkembangannya, jumlah Tk dan SD pun berkembang pesat dan kian
bertambah populasinya. Agar
mampu mengkoordinir dan mempermudah pengelolaan
TK dan SD diperlukan unit pengelola teknis yang khusus menangani TK dan SD.
Sejarah
UPT pengelola TK dan SD dirintis pada saat diterbitkannya inspeksi daerah Th.
1984 setelah itu mengalami perubahan nama menjadi Ranting Dinas. Setelah
bermetamorfosis nama menjadi Cabang Dinas Pendidikan Th. 2006-2007. Pada Th.
2007 hingga saat ini berganti nama menjadi UPT Pendidikan.
B. Tempat dan
Waktu Prakerin
Saya
Prakerin di UPT Pendidikan Kec. Bae yang berada di Jln. Bae Kudus yang di
pimpin oleh Bpk. Suharto, SH selaku kepala UPT Pendidikan Kec. Bae selama 2
bulan yang di mulai dari tanggal 23 Desember 2013 sampai 17 Februari 2014
dimulai dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB (Hari senin-jum’at) dan
pukul 07.00 WIB
Sampai
pukul 11.00 WIB (hari Jum’at).

C. Jadwal dan Kegiatan Prakerin
Selama
Prakerin saya melakukan beberapa kegiatan diantaranya sebagai berikut:
1.
Minggu
Pertama :
Membuat daftar penilaian DP3
2. Minggu Kedua :
Membuat daftar sertifikasi guru SD
3. MingguKetiga : Menyusun surat keterangan ijin penggunaan gelar
4. Minggu Keempat : Mengkoordinasi pengumpulan
fotocopy rekening
BOS
5. Minggu Kelima : Menulis daftar kenaikan gaji berkala pegawai
Maret
2014
6. Minggu Keenam : Menulis daftar nominatife
honorer/harian wiyata
Bhakti
menurut lokasi kerja
7. Minggu Ketujuh : Menyusun DP3 Thn. 2013
8.
Minggu
Kedelapan :
Menyusun DP3 Thn. 2013
D. Tugas Pokok
dan Fungsi
1. Kepala /
pemimpin
Tugas
dari seorang pemimpin/kepala adalah mengatur segala kegiatan yang dilakukan
dari semua karyawan/pegawainya dan bertanggungjawab dari semua yang terjadi
pada perusahaan atau instansi.
2. Ka.
Subbag TU
Tugas
dari KA. Subbag Tu adalah memberi petunjuk, membimbing, memeriksa dan
merencanakan kegiatan umum.
3. Pengawas / penilik
Tugas
Pengawas/Penilik adalah mengawasi dan membantu kepala dalam upaya mengelola
pendidikan.
4. Staf
Tugas Staf adalah melakukan
pekerjaan yang telah di berikan dan melayani umum
E.
|
![]() |
F. Program Kerja dan Kegiatan
Program
kerja dan kegiatan yang biasa di lakukan di UPT Pendidikan Kec. Bae adalah
sebagai berikut:
1.
Mengelola
pendidikan
2.
Mengelola
kepegawaian
02.43 | | 0 Comments
BAB IV
BAB IV
PEMBAHASAN
A. CARA INSTALL PHOTOSHOPE CS5
1.
Pertama
kita buka folder file Adobe photoshop kemudian klik Set-up untuk menginstalnya. Setelah muncul tampilan
seperti gambar berikut ini, pada pilihan bahasa kita pilih English
(international) kemudian klik Accept untuk
melanjutkan.

2. Akan muncul lagi gambar seperti dibawah
ini. Kita pilih Install this product as a trial. Pada pilihan bahasa
kita pilih lagi bahasa English international kemudian klik next

3.
Langkah
selanjutnya adalah menginstal. Klik saja Instal untuk melanjutkan penginstalan Adobe Photoshop

4.
Sekarang
kita tinggal menunggu saja sampai proses penginstalan selesai. Setelah
selesai klik Done .

Dan
selanjutnya kita masuk pada tahap menjadikanya full version,caranya:
a). Download
serialnya dulu
b). Putuskan
koneksi internet
c). Jalankan
program photoshop
d).Selanjutnyakan
muncul jendela pilihan yang meminta kita untuk memulai
trial atau memasukan serial productnya. Pilih saja untuk memasukan serialnya
lalu pastikan/masukan serial yang sudah di download tadi. Kemudian klik Next.
Untuk penggunaan serial nomor mempunyai
beberapa kelemahan diantaranya:
1)
Bila
kita menjalankan program photoshop disaat computer kita sedang terkoneksi ke internet maka secara otomatis photoshop kita
akan terdeteksi kalau menggunakan serial bajakan dan selanjutnya photoshop
kita akan kembali lagi pada masa trial.
2)
Susah
untuk mendapatkan serial nomor bajakan yang asli dan hanya sedikit sekali
serial nomor yang valid walaupun di internet banyak yang
menyediakan keygen untuk photoshop cs5 tapi rata-rata invalid semua.
Untuk mengatasi hal seperti diatas
kita bisa ensiasatinya dengan menggunakan crack/patch untuk menjadikan Photoshop cs5 full version. Dengan
menggunakan crack/patch kita bisa menjalankanya program photoshop
cs5 walaupun sedang online dan kita tidak kuatir kalau photoshop kita
akan terdeteksi menggunakan serial nomor bajakan lalu kembali lagi ke trial
version. Tapi terserah apa yang di inginkan yang mana,kalau kamu mau ngikuti
cara ini juga bisa berikut ini caranya:
1.
Pertama
download dulu crack/patchnya. Setelah selesai download crack nya
kemudian extract karena masih dalam
bentuk file Rar. Selanjutnya kita buka cracknya.
2.
Setelah
selesai pada tahap pertama selanjutnya tinggal kita salin file
amtlib.dll ke folder penginstalan photoshop. Biasanya secara default
folder penginstalan Adobe photoshop
cs5 berada di drive C > Program files > Adobe > Adobe photoshop
cs5

3. Jika muncul perintah untuk meminta
konfirmasi seperti gambar dibawah ini

Klik
saja"salin dan ganti"
Proses penginstalan selesai. Coba jalankan
photoshope nya takkan ada lagi pesan dialog untuk melanjutkan trial version
atau memasukkan serial number.
Sumber : http://servis-kita.blogspot.com/2013/05/cara-instal-adobe- photoshop-sampai-full.html#ixzz2th7dskGJ diakses
pada tanggal 29 Desember 2013 pukul 11.00
B. Kelebihan
dan Kekurangan
Kelebihan
dan kekurangan dariAdobe Photoshop adalah software yang dibuat oleh perusahaan
Adobe System, yang di khususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan
effect. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh Fotografer Digital dan
perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk
perangkat lunak pengolah gambar. Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang
untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat
ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web.
Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe Photoshop
juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media,
animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya.
A.
Kelebihan Adobe Photoshop
1. Membuat tulisan dengan effect tertentu Photoshop dapat
mengubah bentuk tulisan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan tool effect
yang ada didalamnya. Photoshop
memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor
seperti: png, gif, jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format
file khas:
a). PSD
(Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer. Kepopuleran
photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa
programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca
format PSD dalam perangkat lunak mereka.
b). PSB
adalah versi terbaru dari PSD yang
didesain untuk file yang berukuran lebih
dari 2 Gb.
c). PDD
adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak
Photshop Deluxe.
2.
Membuat tekstur dan material yang beragam.Dengan
langkah-langkah tertentu, seorang Desainer dapat membuat gambar misalnya daun,
logam, air, dan bermacam gambar lainnya.
3.
Mengedit
foto dan gambar yang sudah ada.
Ada desain grafis vector and vexel.Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya.
Ada desain grafis vector and vexel.Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya.
4.
Memproses materi Web. Photoshop juga
digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya
lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo
gallery. Dengan Adobe Image Ready, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk
keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF.
B.Kelemahan
Adobe Photoshop
Kelemahan Adobe
Photoshop dalam menciptakan Image adalah bahwa Adobe Photoshop hanya bisa
digunakan untuk menciptakan Image yang statis, dan juga dengan berkembangnya
versi Photoshop sekarang ini spesifikasi Komputer untuk menjalankan program
Adobe Photoshop juga harus sudah tinggi dan yang pasti akan diimbangi oleh
harga yang tinggi pula.
A. FASILITAS
DALAM PHOTOSHOPE CS5
Dalam
sebuah photoshope kita dapat melakukan beberapa fasilitas didalamnya
diantaranya:
1.
Teknik
meng-cropping gambar
atau memisahkan satu atau lebih gambar dari suatu gambar atau foto adalah salah
satu keahlian dasar yang harus dipelajari dan dimiliki oleh seseorang yang
bergerak dalam bidang desain grafis.
Teknik
ini memiliki beberapa cara atau teknik, ada yang cepat atau otomatis dan ada
juga yang lambat atau manual. Cara/teknik ini juga menghasilkan kualitas yang
berbeda pula tergantung pada gambar atau foto yang akan di-crop. Teknik
cropping yang cepat atau teknik yang hanya membutuhkan beberapa klik tidak bisa
digunakan untuk semua jenis gambar atau foto, terutama pada gambar atau foto
yang memiliki latar belakang rumit atau banyak warna. Sebelum anda memulai
meng-cropping, anda harus memeriksa apakah latar belakang gambar atau foto
tersebut rumit atau tidak, banyak warna atau tidak. Kalau latar belakangnya
sederhana dan tidak banyak warna, sebaiknya anda memilih cara yang cepat.Dan
kalau rumit dan banyak warna, sebaiknya anda memilih cara manual. Atau bisa
juga anda melakukannya dengan cara yang cepat terlebih dahulu, dan kalau memang
hasilnya kurang memuaskan, anda bisa memperbaikinya dengan cara yang manual
atau semi-manual.
Dalam
tutorial ini akan membahas tentang menggunakan teknik cropping dengan menggunakan
layer mask. Dengan menggunakan layer mask, anda bisa meng-cropping gambar tanpa
merubah gambar aslinya dan adalah salah satu cara yang non-destruktif. Jika
anda melakukan kesalahan dalam meng-cropping, anda bisa memperbaikinya dengan
lebih cepat tanpa kehilangan gambar aslinya.
1). Membuat Layer Mask
Sebelum
anda meng-cropping gambar dan membuat layer mask ada satu hal yang harus anda
perhatikan, yaitu kapan anda harus membuat layer mask. Apakah sebelum membuat
seleksi atau sesudahnya? Ada kelebihan dan kekurangan dalam pemilihan untuk
memilih kapan anda sebaiknya membuat layer mask. Sesuaikan dengan kebutuhan. Perlu diingat bahwa
suatu seleksi bisa disimpan untuk kemudian digunakan kembali. Caranya dengan
memilih menu pulldown “select,” kemudian pilih “save selection.”
Akan
muncul jendela baru, terbagi menjadi dua bagian, destination dan operation.
Pada
bagian “Destination,” terbagi atas document, channel, dan name. “Document
adalah file yang mana seleksi tersebut akan disimpan. Apakah di dalam file yg
sedang dikerjakan, atau di file yang baru. Pilihan “Channel” adalah channel
atau layer yang mana seleksi tersebut akan diterapkan. Jika anda memilih salah
satu layer, maka layer tersebut akan ter-masking. Sedangkan “Name” adalah nama
seleksi tersebut.
Pilihan-pilihan
yang ada di bagian “Operation” tergantung pada pilihan “Chanel” yang sudah anda
pilih. Jika anda memilih “New” atau pada satu layer yang belum di-masking pada
pilihan channel, maka pilihannya hanya “new channel.” Jika memilih channel yang
sudah ada, maka pilihannya adalah “Replace Channel,” “Add to Channel,”
“Subtract from Channel,” dan “Intersect with Channel.”
Pilih
“Replace Channel” jika anda ingin mengganti channel yang sudah ada. Pilih “Add
to Channel” jika anda ingin menambah seleksi channel yang sudah ada.
Pilih “Subtract from Channel” jika anda ingin mengurangi seleksi channel
yang sudah. Dan pilih “Intersect with Channel” jika anda membuat seleksi yang
dihasilkan dari irisan seleksi yang sudah ada dengan seleksi yang baru.
Perlu
diingat bahwa penyimpanan seleksi berada di dalam file photoshop yg anda edit.
Jadi kalau anda tidak menyimpan (save) file photoshop-nya, maka seleksi tidak
akan tersimpan.
Berikut
ini akan menjelaskan tentang langkah-langkah untuk membuat layer mask:
1.
Buka gambar yang diinginkan.
2.
Klik masks, kemudian klik add pixel mask.
Langkah
di atas hanya bisa dilakukan jika file gambar yang anda buka adalah file yang
mempunyai layer tunggal atau single layer seperti file-file yang
berekstensi JPG. Jika anda menggunakan file dengan multi-layer seperti
file-file yang berekstensi PSD, maka sebelum anda mengklik masks, anda harus
memilih layer yang akan di-crop terlebih dahulu.
2). Cropping dengan Color Range
Anda
hanya bisa melakukan cropping dengan color range jika gambar yang akan
di-cropping adalah gambar yang mempunyai warna yang sama atau hampir mirip.
Jika anda tetap melakukan cropping gambar pada gambar yang latar belakang yang
rumit, maka hasilnya akan jauh dari yang diharapkan.
Langkah-langkahnya
adalah seperti ini:
1.
Klik masks
2.
Klik color range
Setelah
mengklik Color Range akan muncul window baru, seperti yang di bawah ini.
Pada
menu “Select” tersedia beberapa pilihan, yaitu Sample Colors, beberapa warna
dasar, highlights, midtones, shadows, dan out of gamut; pilih sesuai kebutuhan
anda. Jika anda memilih Sample Colors, pindahkan kursor tetikus anda ke warna
yang akan di-crop. Kalau anda merasa kesulitan dalam memilih warna karena warna
yang ingin anda crop “menghilang,” mengklik checkbox “Invert” membalikkan warna
croping. Anda bisa menggeser slider “Fuzziness” untuk mengatur tingkat
ketepatan warna yang akan di-crop. Anda juga bisa menggunakan checkbox
“Localized Color Clusters” untuk membuat efek transparan/semi transparan yang
terlokalisasi pada hasil crop anda. Jika hasilnya sudah sesuai dengan keinginan
anda, klik “OK” untuk menerapkan pilihan anda.
3)
Cropping dengan Magic Wand dan Quick Selection Tool.
Kedua
tool ini menggunakan seleksi untuk menentukan bagian gambar yang mana yang akan
di-crop. Yang perlu diingat adalah bagian yang diseleksi adalah bagian yang
akan dihapus.Pada prinsipnya, Quick Selection Tool dan Magic Wand adalah sama,
yaitu sama-sama menggunakan seleksi dengan memilih pixel-pixel yang warna atau
tingkat kekontrasannya mirip. Perbedaan di antara keduanya ada pada besarnya
pengaruh seleksi pixel dan pada cara memilih pixel yang akan diseleksi
a). Magic Wand
Dengan
Magic Wand, anda mengklik warna yang akan di-crop, Photoshop akan menseleksi
pixel-pixel yang sesuai dengan warna dan/atau kekontrasan warna yang anda
pilih. Tingkat pengaruh dan sifat dari Magic Wand tersebut dapat anda atur pada
Tool Option.
Di
sebelah kiri ada pilihan untuk membuat seleksi baru, menambah, mengurangi dan
membuat potongan seleksi, akan tetapi rangkaian icon ini mungkin tidak akan
anda butuhkan karena bisa dilakukan dengan shortcut dari keyboard; tombol
“Shift” untuk menambah dan tombol “Alt” untuk mengurangi seleksi.
Di
sebelah kanannya adalah pengaturan “Tolerance” yaitu tingkat toleransi dari
seleksi yang akan pilih, semakin besar nilainya maka semakin besar pengaruhnya,
sehingga seleksinya akan semakin luas.
Selanjutnya
adalah checkbox Anti-alias, Contiguous, dan Sample All Layers. Anti-alias
digunakan untuk memperhalus pinggiran seleksi. Contiguous digunakan untuk
memilih pixel yang bersebelahan. Pilih Sample All Layer untuk mengunakan sampel
dari layer lain yang ada di bawah atau di atas layer yang sedang aktif, hanya
berguna jika file yang anda gunakan adalah file yang mempunyai lebih dari satu
layer dan jika anda ingin menggunakan sampel warna dari layer lain.
b). Quick Selection Tool
Pada
Quick Selection Tool, seleksinya mirip dengan brush, Photoshop akan menseleksi
secara otomatis warna dan/atau tingkat kekontrasan yang mirip dengan yang anda
pilih. Tidak seperti Magic Wand yang batas maksimum pengaruhnya adalah
keseluruhan gambar. Pada Quick Selection Tool batas maksimum pengaruhnya
tergantung pada jenis dan besarnya kuas yang anda pilih. Untuk memperkecil dan
memperbesar kuas anda bisa menggunakan shortcut “ [ “ dan “ ] “
Untuk
menambah dan mengurangi seleksi, bisa menggunakan ikon seperti di bawah ini.
Atau bisa juga dengan shortcut keyboard “shift” untuk menambah seleksi. Dan
“Alt” untuk mengurangi seleksi.
Selanjutnya
adalah “Sample All Layers” untuk menggunakan sampel pixel dari semua layer.
Sedangkan “Auto-Enhance” adalah untuk memperbaiki secara otomatis seleksi anda.
Teknik
Magic Wand dan Quick Selection Tool bisa digabung sesuai dengan selera dan
kebutuhan anda. Setelah anda puas dengan hasil seleksi anda, langkah
selanjutnya adalah meng-crop seleksi tersebut dengan menggunakan tab “Masks”
kemudian dengan mengklik “Add a pixel mask”.
c). Cropping dengan Lasso Tool
Teknik
ini termasuk teknik manual yang menghasilkan seleksi yang akurat sesuai dengan
kebutuhan. Dan teknik ini sangat tergantung pada tingkat ketelitian dan tingkat
keahlian anda dalam menggunakan tetikus. Teknik ini wajib anda lakukan terutama
jika gambar yang akan and crop adalah gambar dengan latar belakang yang rumit.
Lasso
Tool ada tiga jenis, yaitu Lasso Tool, Polygonal Lasso Tool, Magnetic Lasso
Tool. Ketiganya mempunyai dua pengaturan yang sama, yaitu pengaturan “Feather”
dan “Anti-alias.” Pengaturan feather digunakan untuk mengatur seberapa jauh
seleksi akan dihaluskan. Semakin besar nilai yang diberikan, semakin jauh pula
seleksi yang halus. Nilai feather 0 (nol) adalah untuk hasil seleksi yang tajam.
Pengaturan anti-alias digunakan untuk memperhalus pinggiran transisi seleksi.
Ketiganya
juga mempunyai ikon-ikon untuk merubah seleksi. Dimulai dari kiri, New
Selection untuk menambah seleksi baru. Jika sudah ada seleksi maka seleksi
sebelumnya akan terhapus dan digantikan seleksi yang baru, bereaksi setelah
mengklik gambar. “Add to selection” adalah untuk menambah seleksi, shortcut-nya
adalah dengan menekan tombol “Shift” pada keyboard. “Subtract from selection”
adalah untuk mengurangi seleksi, shortcut-nya adalah dengan menekan tombol
“Alt” pada keyboard. Terakhir adalah “intersect with selection” adalah untuk
membuat satu seleksi hasil irisan dari dua seleksi.
Dengan
Lasso Tool anda menseleksi gambar yang akan di-crop dengan menggunakan kurva
bebas. Seperti halnya menggambar siluet dari gambar yang akan di-crop.
Klik
di awal kurva, tahan klik tetikus anda sampai anda selesai, lepas klik untuk
menutup kurva tersebut. Berbeda dengan Lasso Tool, dengan Polygonal Lasso Tool
anda menseleksinya dengan menggambar kurva polygonal. Klik di awal kurva,
kemudian klik di sudut pertama, lalu yang kedua, ketiga, sampai dengan sudut
terakhir.
Tidak
seperti dua lasso tool lain, magnetic lasso tool mempunyai beberapa pengaturan
tambahan. “Width” adalah untuk seberapa jauh hasil seleksi bisa “melenceng”
dari posisi kursor tetikus anda. “Contrast” adalah untuk mengatur tingkat
kekontrasan warna yang dapat dijadikan acuan untuk hasil seleksi. “Frequency”
adalah untuk mengatur titik acuan hasil seleksi. Semakin besar nilai frequency
semakin banyak titiknya. Ikon selanjutnya hanya dapat digunakan jika anda
menggunakan tetikus jenis khusus. Jika ikon ini aktif maka semakin keras anda
menekan tetikus semakin lebar pula pena magnetic lasso tool.
Cara
penggunan Magnetic Lasso sebenarnya hampir sama dengan dua Lasso Tool lainnya,
hanya saja, hasil seleksinya tidak selalu sesuai dengan posisi kursor. Magnetic
Lasso Tool menggunakan perbedaan kekontrasan warna pada gambar untuk menentukan
hasil seleksi secara otomatis.Untuk teknik croping ini, sebaiknya anda
menggunakan Magnetic Lasso Tool terlebih dahulu. Karena bisa dilakukan dengan
posisi zoom yang mana seluruh gambar akan terlihat semuanya. Biarkan saja jika
Magnetic Lasso Tool salah menterjemahkan posisi seleksi yang anda inginkan. Hal
ini mungkin disebabkan karena kurang tepatnya pengaturan-pengaturan pada Tool
Option, atau karena anda yang memang belum ahli dalam menguasai tetikus, atau
sebab-sebab lainnya. Perbesar tingkat zoom sampai pada tingkat zoom dengan
ketelitian yang anda butuhkan, kemudian gunakan Lasso Tool dan/atau Polygonal
Lasso Tool untuk menambah dan/atau mengurangi hasil seleksi tersebut. Gunakan
“Shift” untuk menambahkan dan “Alt” untuk mengurangi hasil seleksi.
Klik
tab “Masks” dan klik “Add a pixel mask” untuk meng-crop gambar tersebut.
Sumber : http://forums.adobe.com/community/photoshop
Diakses
pada tanggal 18 Januari 2014 pukul 10.00
02.42 | | 0 Comments
Langganan:
Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.















